Posts

Showing posts from March, 2019

Alasan Menjadi Anggota FLP!

Image
"Rumah bagi penulis adalah sebuah organisasi yang menjadi wadah sekaligus tempat belajar bersama." -Yani, FLP Probolinggo.


Seseorang mungkin bisa menulis sendiri, namun untuk menjadi seorang penulis, kita butuh teman, wadah, dan juga segala hal lainnya yang bisa membuat kita maju dan terus berproses. Tidak ada penulis yang langsung meraih kesuksesan dan berada di titik tertinggi tanpa melalui proses. Maka dari itu, seyogyanya kita belajar mencintai proses. Dan dalam proses tersebut, ada banyak penulis yang melaluinya dengan kisah masing-masing. Forum Lingkar Pena adalah sebuah wadah sekaligus menjadi rumah untuk para penulis agar terus berproses, dan belajar hingga sukses dan menjadi penulis yang bermanfaat. Banyak teman, saudara, motivasi serta dukungan yang membuat kita bisa terus tegak dan kokoh dalam usaha kita menjadi penulis yang bermanfaat. Dari sebuah artikel ini, saya akan memaparkan alasan-alasan yang membuat saya wajib bergabung dengan FLP terutama FLP Probolinggo.
1.…

Resensi Purple Prose

Image
Gambar. I Made Sunjaya

Bali dan Kenangan yang Kembali
Judul : Purple Prose Penulis : Suarcani Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Terbitan : Oktober 2018 Halaman : 304 Halaman ISBN : 9786020614137 Tidak ada sebuah masa lalu yang bisa terbebas dalam diri kita. Sejauh apapun kita berlari untuk menjauh, masa-masa kelam dahulu sebenarnya tidak pernah pergi. Ia tepat berada di balakang kita. Bisa jadi berupa bayang-bayang hitam yang selalu menemani kita disetiap langkah. Itulah yang sepertinya ‘pas’ untuk mengungkapkan bagaimana masa lalu dan keberadaaannya dengan diri kita sendiri. Lantas, apa yang harus kita lakukan untuk terbebas dengan masa lalu? Terus berlari dan mengindar seperti pengecut yang penakut? Mungkin seperti itulah yang Galih lakukan selama tujuh tahun ini. Karena masa lalu kelamnya, bahkan teramat kelam hingga membuatnya terjebak dalam suatu dimensi bernama penyesalan, ia melarikan diri ke Jakarta dan mencoba memulai babak baru dalam hidupnya. Kejadian yang membuatnya diburu oleh mi…

Belok Kanan Barcelona

Image
Catatan Kecil Film Belok Kanan Barcelona 

Awal liat film ini, aku sangat antusias karena salah satu pemainnya adalah Mikha Tambayong yang berperan menjadi Retno. Bukan hanya ada Mikha, melainkan ada mantan personil SMASH, yaitu Morgan. Kisah dalam film ini menurut aku sangat komplit. Ada agama, persahabatan, asmara, dan perjuangan. Tidak melulu fokus pada asmara, film ini mengajarkan banyak hal. Misal  1. Indahnya Persahabatan dan Menyikapinya. Memang, alasan terkuat Retno menolak Francis karena karena beda. Hanya saja, Retno juga menjelaskan bahwa persahabatan lebih baik untuk mereka semua. Karena dalam persahabatan tidak pernah memandang bulu. Dalam artian, persahabatan bisa dengan beda RAS. 
2. Pencarian Tuhan dan Agama Lagi-lagi Retno menjelaskan dengan sangat hati-hati untuk kehidupan masa depannya dan Francis.  Retno : Jangan pindah agama hanya karena gue. Tapi, itu memang karena lo sudah menemukan apa yang lo cari.
Dalam Islam, memang untuk menjadi mualaf memang hanya semata-m…

Resensi Novel FantasTeen Lurkers

Image
Misteri Makhluk yang Bersemayam dalam Danau
Judul : Lurkers Penulis : Putri Saskia Penerbit : DAR! Mizan Terbitan : Cetakan Pertama, Juni 2018 Halaman : 184 Halaman ISBN : 978-602-420-607-9 Peresensi : Agustin Handayani “Markas di dalam hutan terlalu berbahaya.” –Hal. 31 “Memang baru dua bulan kita di sana, tapi banyak sekali kenangannya.” – Hal. 32 Dalam seri fantasteen kali ini, kita akan menikmati sebuah cerita dari tiga sekawan. Greg, Jordan, dan juga Jerome. Tiga sekawan dengan sebuah markas yang berada di sebuah hutan, sangat dekat sekali dengan sebuah danau yang sangat hijau. Markas tersebut dikelilingi oleh pohon mahoni yang tampak menjulang tinggi. Sangat strategis dan nyaman untuk menjadi markas tempat tiga sekawan ini berkumpul. Ada banyak kenangan yang tak mampu dielakkan oleh masing-masing. Dari mereka yang menyiapkan segala barang untuk mengisi markas, merenovasi hingga menjadi tempat bercanda bersama. Dan adakah hal yang mampu mengubur kenangan berarti itu? Penulis yang bernama Pu…

Resensi Bingkai Kenangan

Image
Radar Mojokerto, Minggu 3 Maret 2019  Info by Rudi Santoso 

Kenangan Tersunyi dan Kekuatan Hidup
Judul : Bingkai Kenangan Penulis : Seplia Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Terbitan : Oktober, 2018 Halaman : 280 halaman ISBN: 9786020613611 Peresensi : Agustin Handayani
Bebicara tentang sebuah kenangan, pastilah beberapa orang memiliki pendapat sendiri. Ada yang menganggap kenangan adalah sesuatu yang harus dilupakan, dan ada pula yang mengangungkan kenangan tersebut lantaran termasuk sisi dirinya di masa lalu, bagian utuh dirinya sendiri. Seyogyanya, kenangan memang harus diingat, bukan dilupakan. Ia adalah bagian utuh diri kita, karena tanpa kenangan, kita bukanlah diri kita di hari ini. Dan bagaimana bila kita tidak bisa mengingat kenangan kita? Bukan hanya kenangan bersama teman, saudara, kerabat, bahkan diri sendiripun, kita bisa dengan mudah melupakannya.
Hal inilah yang dirasakan oleh orang-orang yang mengidap penyakit Alzheimer. Penyakit yang umumnya dirasakan oleh manula ini nyatanya …

Resensi Turn Back

Image
DenPost, Minggu, 3 Maret 2019  Image by I Made Sujaya 
Sebuah Rahasia untuk Kembali
Judul                : Turn Back Penulis             : Azizahazeha Penerbit           : Lumiere Publishing Terbitan          : Cetakan Pertama, Desember 2018 Halaman         : 316 Halaman Peresensi         : Agustin Handayani
Saat kita mendengar kata ‘kembali’, apa yang terbersit dalam pikiran kita? Jelaslah mengulang, berpulang dan juga rumah. Seperti itulah cerita dalam novel ini. Novel yang berjudul Turn Back menjelaskan bagaimana usaha Alden untuk bisa kembali pada Bening Citra Lentera, mantan isterinya. Mereka berpisah dengan sangat tidak wajar hingga menyisakan banyak sekali rahasia dan kejanggalan di dalamnya. Hal itulah yang membuat Alden bertekad untuk mencari tahu semuanya saat kembali ke Jakarta, Indonesia.
New York dan segala kemewahannya tidak akan pernah mampu membuat Alden melupakan sosok Bening di hatinya. Maka dari itu, setelah ia sampai di Jakarta, ia langsung melakukan pencarian untuk mencar…

Resensi The Lost Man

Image
Radar Cirebon edisi Sabtu, 2 Maret 2019  Image from Faris Al Faris 
Misteri Kawan dan Lawan
Judul                           : The Lost Man Penulis                         : Sarah Ann Penerbit                       : Mizan Terbitan                       : Januari, 2019 Halaman                      : 176 halaman ISBN                           : 978-602-420-732-8 Peresensi                     : Agustin Handayani
The Lost Man, pertama kali membaca dan melihat judulnya, mungkin beberapa orang akan beranggapan tentang sosok lelaki yang hilang dan horror. Itu alami bagi semua orang jika hanya menerjemahkan dari judulnya. Dan saat kita mulai membaca dan menyiapkan diri menyelami ceriat sejak awal, kita pasti bertanya, apa maksud dan tujuan penulis membuat judul ini? Siapa yang hilang? Bagian mana horornya dan apa hubungannya dengan kisah keempat kawan yangs sering menghabiskan sorenya di bale-bale desa.
“Jangan pernah lupa, ya, Kawan! Jangan pernah menjadikan kawan sebagai lawan. Persahabatan kita buk…

Esok Setelah Lulus

Image
Agustin Handayani
Wanita ini terus saja duduk dalam dia. Sejak tadi, tiga puluh menit yang lalu tidak ada percakapan yang berarti antara dua manusia yang saling membisu. Memberi jeda dan jarak bagi kesunyian untuk duduk di atara mereka. Bahkan muk-muk bening hanya bisa diam tanpa gerakan. Kopi yang sejak tadi panas, mulai menghangat dan dingin di detik ini.
“Jika kamu kuliah, apakah kamu bisa menjamin kamu bisa kerja?” tanya wanita yang lebih tua. Umurnya mungkin sudah setengah abad. Sangat kentara dengan keriput yang nampak jelas di sekitar matanya. Meski begitu, bekas sisa senyum bibirnya tak pernah hilang. Masih membekas sempurna yang selaras dengan cetakan mata bulatnya.
“Aku tidak tahu, Bu. Namun, aku sangat ingin kuliah. Ada jalur undangan dan bidik misi yang bisa aku ambil nantinya. Masalah biaya tidak akan jadi masalah lagi,” jawab Lela, seorang gadis yang sejak tadi mengutarakan impian dan cita-cita pendidikannya. Ia sudah tak memiliki ayah, jadi semua yang memerlukan diskusi da…