Love Rules : Manisnya Cinta dan Peraturannya




Judul                : Love Rules
Penulis             : Alfiana Trisnawati
Penerbit           : Cabaca.id
Jumlah Bab      : 16 Bab
Peresensi         : Agustin Handayani

Blurb.
Cowok itu terkenal karena kencan tujuh harinya.
Meski singkat, semua bisa didapatkan.
Tutur kata lemah lembut.
Perhatian.
Intinya, dalam tujuh hari, cewek mana pun di sekolah ini akan diperlakukan olehnya seperti tuan putri.
Cowok itu juga punya beberapa aturan khusus dalam kencan tujuh harinya.
Mulai dari tidak adanya kontak fisik yang berlebihan sampai dilarang mengganggunya ketika masa kencan telah usai.
Tidak ada yang dapat mengaturnya.
Sampai kemudian cintalah yang mengaturnya.

Semua orang mengenalnya.
Cowok itu bernama... Ardian.

Review
Ada yang tidak biasa dengan cerita jatuh cinta dalam novel Love Rules karya Alfiana ini. Di sini, seakan ada hukum atau bisa kita sebut dengan sistem hubungan dalam pacaran ; Pacaran Seminggu. Tokoh Ardian Syaputra, lelaki paling manis, perhatian dan penuh kasih sayang. Ardian lah yang menjadi pelaku dari system konyol tersebut. Di mana ia akan jadian di hari rabu dan putus setelah seminggu setelahnya. Aneh dan menggelitik.
Mungkin itu juga yang dirasakan oleh kapten basket puteri bernama Alfika ini. Perempuan yang terkenal dengan sorot mata yang tajam, tegas, kulit kecoklatan yang malah nampak eksotis namun juga manis secara bersamaan. Menurut Alfika, Ardian benar-benar cowok yang brengsek dan suka memainkan perasaan wanita. Bagaimana bisa kita bermain dengan cinta dan menerima saja semua wanita yang telah menembaknya pada hari tersebut. Meski sebenarnya, ada beberapa peraturan yang Ardian buat dalam hubungan seminggunya.
“Pertama, tidak ada selingkuh. Aku tidak menerima alasan  apa pun jika Kakak selingkuh.” – Bab 6
Cukup adil. Meski dalam tempo seminggu, aturan yang Ardian buat logis dan tidak menyakiti siapapun. Dia akan terus bersikap baik dan manis terhadap semua wanita yang ia kencani. Namun, bagaimana jika ternyata sikap yang ia tunjukkan pada Alfika malah berbeda? Ardian seakan dengan sengaja sering  melakukan kontak fisik dengannya. Padahal menurut Gina –sahabat Alfika- kontak fisik dengan Ardian hanya sampai pegangan tangan. Apakah ini pertanda Ardian mencintai Alfika?
Novel ini bukan melulu tentang kisah cinta. Ada kisah persahabatan yang sangat kental di dalamnya. Tentang Alfika, Gina dan juga Bani. Tiga sahabat yang saling menguatkan dan juga memahami satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari sikap Bani yang mengenal baik bagaimana saat sahabatnya –Alfika- sedang gugup saat menghadapi pertandingan. Meski mereka berdua cenderung saling adu mulut dan jarang akur, persahabatn mereka malah terkesan manis dan kuat.
Poin tambahan dari novel ini adalah penggambaran tentang permainan basket yang sangat pas. Bagaimana penulis seakan memang sudah hapal betul bagaimana dunia baskat itu sendiri. Dari hal gerakan, posisi dan juga tournament. Sebagai pembaca, jelas kita akan paham bahwa novel ini bukan hanya menjadikan dunia basket sebagai ‘tempelan’ saja.
Kembali pada kisah Ardian dan Alfika, saat dipertengah, penulis seakan menggiring kita pada penyebab system konyol tersebut sekaligus luka yang Ardian alami di masa lalu. Jadi, pertanyaannya siapa Nirmala itu? Apakah hubungan Nirmala dengan Ardian di masa lalu? Apakah Nirmala masih memiliki pengaruh besar dalam hidup lelaki tersebut? Jadi, apa yang bisa Alfika lakukan sekarang setelah mengetahui semua rahasia masa lalu Ardian dan Nirmal?
“Rasanya… kita dipertemukan dalam waktu dan keadaan yang tidak tepat.” –Bab 15
Pertanyaannya, bagaimana saat mereka kembali dipertemukan dalam waktu dan kondisi yang berbeda? Setidaknya kondisi yang lebih baik tanpa adanya bayang-bayang luka masa lalu dan juga aturan ‘Pacarana Tujuh Hari’? mungkin semuanya bisa lebih baik.
Jadi, bagi teman-teman yang penasaran dengan kisah Alfika dan Ardian bisa baca kisah Love Rules ini di app Cabaca.id yang bisa di download terlebih dahulu di play store. Silahkan nikmati bagaimana system pacaran ala Ardian yang benar-benar menggelitik dan menggelikan sekaligus.

Probolinggo, 22 Februari 2019

Comments

  1. wah kayaknya bagus nih bukunya kpan2 beli kalo ada waktu silakan mampir diweb saya ardhanamukhlis.blogspot.com

    ReplyDelete
  2. Menarik untuk dibaca, apa lagi bagi mereka yang suka unsur sport dalam novel.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resensi Gustira

Resensi Novel 'Love In Twilight'

Resensi Sunyi di Dada Sumirah