Prosa dan Puisi Idul Fitri

Yani, Just it


Prosa Singkat Lebaran dan Kemenangan

Esok, kala malam takbir kau dengar dari masjid dekat rumahmu. Cepat-cepatlah kau sujud syukur. Merasakan letupan kebahagiaan kala malam kemenangan dapat kau genggam lagi. Tuntas puasamu di bulan suci Ramadhan. Waktu bersenang-senang memerdekakan diri dengan amalan ibadah zakat. Kau kembali fitrah, seperti itulah janji Allah SWT setelah umat muslim berpuasa dan berzakat fitrah. Suci diri setelah dosa-dosa kemarin kau gunungkan.

Akan tetapi, fitrahmu tak akan genap bila sampingmu masih mendendam luka yang teramat sangat. Maka saling bermaaf-maaflah kalian. Melebur segala dosa antar umat muslim. Esoknya, pereratlah tali persaudaraan menjadi lebih dekat. Jaga lisan dan sikap, karena sakit hati sahabatmu adalah sumber dosa yang sulit kau hilangkan.

Kemenangan ini memang hanya akan datang sekali dalam setahun. Itu pun setelah kita diuji menahan segala napsu. Mendekatkan diri kepada sang Ilahi agar kita sadar bahwa kita hanya debu tanpa arti bila tak ada Allah SWT. Sengaja mungkin lebaran hanya didatangkan sekali dalam setahun. Agar kita bisa pandai-padai memanfaatkannya untuk menghapus segala dosa. Bayangkan bila hari kemenangan datang setiap hari? Manusia pasti akan banyak menyepelekannya. Bukankah Allah SWT selalu menciptakan sesuatu dengan manfaat dan pertimbangan yang apik? Maka begitupun dengan hari Kemenangan ini. Agar kita belajar menghargai dan slaing berlomba dalam kebaikan.

Semoga kita menjadi umat muslim yang beruntung setelah hari Kemenangan ini. Muslim yang lebih baik dari hari kemarin. Dan menjadi yang terbaik dikeesokan harinya. Amin yarabbal alamin.




Kembali Fitrah
-Yani-

Ini malam kemenangan
Saat sorak-sorak bahagia dan suka saling bersautan
Di hari ketiga puluh, puasa itu terselesaikan
Membayar zakat sebagai sebuah amalan

Ada adzan, takbir, dan segela macam perayaan
Nyanyian kemerdekaaan turut menghiasi kesenangan
Dari petang hingga esok kepagian
Aku, kami dan para muslim tersenyum menyambut lebaran

Para muslim kembali fitrah
Suci bersih tanpa noda-noda dosa
Melepas dosa dan saling maaf antar sesama
Khilaf kemarin terlupakan dan luntur seketika

Probolinggo, 10 Juni 2018



Aku Masih Hidup Lebaran ini
-Yani-
Lebaran lalu, aku menangis
Bertanya pada bulan; hidupkah aku di lebaran nanti?
Semakin bersujud dan meminta ‘tuk hidup sekali lagi
Dosa-dosaku masih banyak dan menggunung hingga tak terhitung lagi

Tahun ini. Aku menangis lagi
Bersyukur dalam sujud yang selalu kulakukan
Aku masih hidup di lebaran tahun ini
Merasakan bagaimana bahagiaku di hari kemenangan

Probolinggo, 11 Juni 2018


Comments

Popular posts from this blog

Resensi Gustira

Resensi Novel 'Love In Twilight'

Resensi Sunyi di Dada Sumirah